Berjalan dengan langkah cepat dan mantap, sedikit membungkuk ke depan, adalah cara berjalan Nabi.
Nabi (SAW) berjalan dengan cepat; orang yang mengikutinya kesulitan menyamai langkahnya. Beliau melangkah panjang, berjalan sedikit membungkuk ke depan, dan tidak menoleh ke belakang saat berjalan. Cara berjalannya tidak menunjukkan kemalasan maupun kesombongan yang berlebih-lebihan. Melangkah dengan tujuan pada setiap langkah adalah cara sederhana menghargai waktu.
Apa sumber hadis sunnah ini?
Sunnah ini didasarkan pada hadis berikut. Rujukan menunjukkan kitab, bab, dan nomor tempat hadis tersebut tercantum.
- ST1/379 İbn Sa'd, Tabakât, I, 379
- TŞ124, TŞ125, TŞ126 Tirmizî, Şemâil, 55
- TŞ8 Tirmizî, Şemâil, 11
Sunnah lain dalam kategori Adab Sehari-hari
Dalam bentuk tabel beserta rujukannya: Sunnah Adab Sehari-hari.
- Alhamdulillah saat Bersin: Mengucap "Alhamdulillah" saat bersin adalah zikir singkat yang diajarkan Nabi (SAW).
- Senyum Adalah Sedekah: Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah. Tawa Nabi pun hanyalah senyuman.
- Hormat pada yang Tua, Sayang pada yang Muda: Menyayangi yang muda dan menghormati hak yang tua adalah nasihat Nabi.
- Menyingkirkan Gangguan dari Jalan: Menyingkirkan sesuatu yang membahayakan dari jalan adalah sedekah.
- Menyambut Undangan: Mendatangi tempat yang mengundang Anda adalah sunnah yang menyenangkan hati orang yang mengundang.
- Berpaling dengan Seluruh Badan: Ketika berpaling kepada seseorang, memalingkan seluruh badan bukan hanya kepala menunjukkan perhatian penuh kepadanya.
- Meminta Izin Sebelum Masuk: Memberi salam dan meminta izin sebelum masuk pintu adalah pelajaran adab yang indah.
- Menahan Menguap: Bila menguap saat salat, menahannya semampu mungkin adalah nasihat Nabi.
- Mencukupkan Diri Sendiri: Memenuhi kebutuhan sendiri tanpa meminta apa pun kepada orang lain adalah menjaga kehormatan diri.
- Bismillah dalam Pekerjaan Sehari-hari: Menyebut nama Allah saat menutup pintu dan dalam pekerjaan sehari-hari berarti memulai pekerjaan dengan bismillah.
- Lari dan Olahraga: Dalam sebuah perjalanan, Nabi berlomba lari dengan istrinya, Aisyah.
- Tidak Menilai dari Penampilan: Allah tidak melihat rupa dan harta, melainkan hati dan amal. Jangan menilai siapa pun dari penampilannya.
Aplikasi Sunnah & Hadis mengingatkan sunnah ini dan lainnya lewat pengingat singkat yang tersebar sepanjang hari. Gratis untuk iPhone, tanpa iklan: unduh di App Store.