Duduk bersama di meja makan dan berbagi menambah keberkahan.
Nabi (SAW) menganjurkan para sahabatnya untuk makan bersama dan dengan bismillah, bukan sendirian, dan menyebutnya sebagai keberkahan makanan. Beliau bersabda bahwa makanan untuk satu orang, jika dibagi, cukup untuk dua orang. Berbagi di meja makan bukan sekadar soal makanan, melainkan ungkapan kebersamaan dan kasih sayang. Beliau juga meminta agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal di piring.
Apa sumber hadis sunnah ini?
Sunnah ini didasarkan pada hadis berikut. Rujukan menunjukkan kitab, bab, dan nomor tempat hadis tersebut tercantum.
- D3764 Ebû Dâvûd, Et'ıme, 14
- M5370 Müslim, Eşribe, 180
- M5306 Müslim, Eşribe, 136
Sunnah lain dalam kategori Makan & Minum
Dalam bentuk tabel beserta rujukannya: Sunnah Makan & Minum.
- Memulai dengan Bismillah: Memulai setiap makan dengan bismillah adalah sunnah yang utama.
- Makan dengan Tangan Kanan: Menggunakan tangan kanan saat makan dan minum adalah sunnah.
- Minum sambil Duduk: Minum air dan minuman sambil duduk adalah sunnah Nabi.
- Makan Secukupnya: Menyisakan sepertiga perut untuk makanan dan sepertiga untuk air adalah bagian dari sunnah.
- Memuji Allah Setelah Makan: Memuji Allah setelah makan atau minum adalah syukur atas nikmat.
- Tidak Mencela Makanan: Tidak mencela makanan adalah tanda hormat pada nikmat Allah.
- Mencuci Tangan: Mencuci tangan setelah makan adalah sunnah kebersihan di meja makan.
- Makan dari Bagian Terdekat: Makan dari sisi piring yang terdekat adalah sunnah adab meja makan.
- Makan sambil Duduk di Lantai: Makan sambil duduk di lantai dan tidak makan-minum berdiri adalah kerendahan hati dalam sunnah.
- Memakan Suapan yang Jatuh: Membersihkan dan memakan suapan yang jatuh berarti tidak meremehkan nikmat.
Aplikasi Sunnah & Hadis mengingatkan sunnah ini dan lainnya lewat pengingat singkat yang tersebar sepanjang hari. Gratis untuk iPhone, tanpa iklan: unduh di App Store.